WhatsApp-Image-2026-09-29-at-17.29.20
Cyberbullying Menghancurkanku

Pernahkah kamu merasa lebih baik dari orang lain? Atau sebaliknya justru justru kamu merasa lebih rendah dari orang lain ?. perasaan seringkali menggiring kita pada sesuatu yang menyatakan identitas kita sebenarnya, tapi ada hal yang sebenarnya harus perlu kita pahami, karena tidak semua hal yang masuk ke dalam semua indra kita adalah kebenaran yang valid. Contohnya saja saat kita memutuskan memakai media sosial sebagai media yang dipakai untuk penyimpanan, atau hal lainnya. Banyak opini dan pandangan orang yang masuk Ketika kita memposting di salah satu platform digital terlebih kita mengizinkan fitur untuk mengizinkan orang lain berkomentar. Di era digital industri 4.0 banyak sekali postingan atau berita yang bukan lagi murni dari diri sendiri melainkan postingan yang sengaja atau tidak sengaja di posting oleh orang lain.

Bahayanya, banyak unggahan yang menyebabkan nama orang lain justru tercemar dan viral karena unggahan yang tidak bertanggungjawab.

“Aku berjalan di lapangan sekolah dengan buku-buku kesayangan yang selalu kubawa, tidak sengaja tersandung di tengah lapangan hingga aku terjatuh,. Tapi sedihnya aku ditertawakan dan difoto-foto oleh temanku. Mereka ternyata menyebar fotoku dan membuat status dan menjadikannya candaan. Tidak tahu dari mana mereka tahu akun instagramku dan banyak notif yang masuk dengan komentar pedas dan menghinaku secara frontal. Ini membuatku hancur dan menangis sepanjang hari. Kini aku menutup diriku dan berusaha untuk menjauhi orang lain.”

Mungkin masih banyak lagi yang menyampaikan perasaannya dalam sebuah tulisan,, mari belajar untuk memahami ini sudah termasuk Cyber Bullying.

 Tahukah kamu Cyber bullying adalah tindak perundungan atau kekerasan berbasis digital yang sudah banyak ditemukan di media sosial, tetapi tidak ada yang menghentikannya. Oleh karena itu, jadilah orang pertama yang mencegah tindakan ini. Beberapa kalimat yang kita anggap sebagai candaan, dapat merusak mental hingga membuat korban merasa kekurangan, tidak pantas, dan depresi. Hargai dan hormati orang lain, semua orang itu berharga tidak peduli apapun itu perbedaanya. Bijak dalam berbicara, jangan ikut ikutan kalau ada yang membuli orang ya!

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait